Senin, 02 Januari 2017

Infeksi Korioamnionitis dalam Kehamilan




Selama kehamilan yang terpenting adalah kesehatan ibu dan janin. Banyak artikel yang menyarankan untuk ibu sehat selama menjalani kehamilan, sehat fisik maupun psikis. Kondisi kesehatan ibu yang akan menentukan tumbuh kembang janin.

Pencegahan kesehatan dapat dilakukan sebelum ibu merencanakan kehamilan. Pola hidup yang sehat akan menjadi modal utama pada ibu hamil. Lantas bagaimana ibu yang memiliki masalah kesehatan? Apakah ibu hamil degan riwayat kesehatan tertentu dapat mempengaruhi janin?

Siapa yang mau sakit, semua orang ingin sehat. Meskipun demikian sebagian ibu hamil yang sedang cemas karena dokter menemukan adanya infeksi di dalam tubuh yang akan mempengaruhi kesehatan. Setidaknya dari berbagai infeksi, kali ini tim bidanku akan membahas infeksi mengenai chorioamnionitis pada ibu hamil. 



Korioamnionitis atau chorioamnionitis merupakan infeksi pada korion dan amnion. Infeksi ini berhubungan langsung dengan plasenta yang menjadi pelindung penting selama di dalam kandungan. Meskipun hanya terjadi pada 1-2 kehamilan akan tetapi harus tetap waspada karena akan berakibat fatal pada janin.Chorioamnionitis merupakan infeksi yang dapat menyusup melalui pembuluh plasenta yang akan mengganggu janin. Penyebabnya adalah bakteri seperti E.Coli dan grup B streptococi.

Ibu hamil yang memiliki riwayat kantung ketuban pecah sebelum waktunya atau dikenal dengan istilah premature repture of the membrane yang akan meningkatkan risiko chorioamnionitis dan berisiko pada kantung plasenta sebelumnya. Hal ini tentu saja sangat membahayakan kesehatan janin karena plasenta merupakan sumber kehidupan pada janin di dalam kandungan.


Pada ibu hamil yang mengalami infeksi chorioamnionitis maka seringkali ibu mengalami demam dan detak jantung yang memburuk. Perubahan detak jantung tidak hanya pada ibu melainkan berpengaruh pada detak jantung janin. Ibu sering mengeluh rasa sakit pada bagian rahim dan merembes pada cairan plasenta yang akan menjadikannya bau busuk. Apabila plasenta tidak pecah akan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui adanya kelainan pada janin.

Dengan demikian gejala yang seringkali berhubungan dengan chorioamnionitis yaitu leukositosis kurang dari 15.000 sel/mm3. Kemudian denyut jantung yang kurang dari 160 kali/menit bahkan frekuensi nadi ibu kurang dari 100 kali/menit. Ibu hamil sering mengeluhkan sakit saat tidak berkontraksi dan juga cairan amnion yang berbau.


Penyebab dari terjadinya chorioamnionitis pada ibu hamil memang beragam, pola hidup yang tidak sehat dapat memicu risiko chorioamnionitis yang lebih tinggi pada ibu hamil. Ibu hamil yang pernah mengalami persalinan prematur akan mungkin memiliki risiko lebih tinggi. Selain itu persalinan yang lama dan ketuban pecah lama dapat meningkatkan risiko chorioamnionitis. Adapula yang disebabkan karena bakteri patogen dan juga pola hidup yang tidak sehat seperti rokok dan alkohol.


Plasenta memiliki peranan penting untuk kehidupan bayi di dalam kandungan. Selama kehamilan plasenta yang akan membantu memasok kebutuhan bayi. Plasenta menjadi tempat pertukaran ekskresi dimana sisa metabolisme dan nutrisi yang didapatkan oleh ibu hamil. Dengan plasenta maka dapat mengeluarkan zat sisa metabolisme janin menuju aliran darah ibu yang dikeluarkan melalui ginjal.

Selain itu plasenta merupakan jalur nutrisi yang dapat memasok kebutuhan janin untuk tumbuh kembang. Plasenta terhubung dengan aliran darah ibu hamil yang sangat dipengaruhi dengan makanan yang ibu konsumsi. Perbaiki dengan kecukupan gizi dan nutrisi agar tidak memperburuk kondisi janin.

Plasenta dapat memperkuat sistem imun sehingga memabntu janin terhindar dari infeksi bakteri dan virus. Sistem imun pada janin berasal dari ibu , apabila sistem imun ibu berkurang maka bayi juga akan mengalami gangguan. Terakhir plasenta memiliki fungsi untuk menjadi penyalur oksigen pada janin. Oksigen diperlukan oleh janin untuk perkembangan metabolisme yang berlangsung tiap sel ataupun jaringan. Kekurangan oksigen yang akan menyebabkan gangguan pada perkembangan janin.

Dengan mengetahui berbagai macam fungsi dari plasenta pada tumbuh kembang janin selama di dalam kandungan, sudah pasti sangat berhubungan dengan gangguan kesehatan apabila plasenta mengalami gangguan. Hal inilah yang memperburuk kondisi ibu yang mengalami chorioamnionitis.

Pada ibu yang terinfeksi chorioamnionitis sekitar 95-97% dapat terobati dengan pemberian antibiotik. Pada bayi yang lahir prematur lebih rentan terkena komplikasi yang lebih serius bahkan dapat menyebabkan bayi meninggal karena terjadi infeksi yang lebih serius. Sedangkan apabila chorioamnionitis terjadi pada awal kehamilan dan ibu tidak mengalami gejala apapun maka besar kemungkinan ibu mengalami bayi lahir prematur atau meninggal di dalam kandungan.


Menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat memang saran yang terbaik. Meskipun seringkali klise, hanya saja ini benar adanya.Bagi ibu hamil kesehatan sangat penting. Terlebih menjaga janin di dalam kandungan. Infeksi yang terjadi pada plasenta akan berkaitan dengan kelahiran yang prematur. Bahkan bayi akan rentan terkena infeksi yang membahayakan keselamatan.

Penanganan dapat dilakukan dengan merujuk pasien ke rumah sakit. Kemudian dokter akan memberikan obat antibiotik dan terminasi kehamilan. Baik pada serviks yang matang dilakukan induksi persalinan dengan oksitosin atau apabila serviks sebelum matang dengan prostaglandin dan infus oksitosin. Apabila dilakukan persalinan pervaginam maka antibiotik setelah persalinan akan diberhentikan. Bahkan apabila persalianan dilakukan dengan seksio sesarea maka antibiotik dan tambahan metronodazol diberikan.

Kondisi ibu dan janin sangat menentukan untuk tindakan yang akan diambil oleh medis. Lebih baik anda memang berkonsultasi ketika mengalami gejala gejala yang berhubungan dengan Chorioamnionitis sehingga dapat menghindari terjadinya gangguan yang tidak diinginkan pada tumbuh kembang janin. Chorioamnionitis berisiko lebih tinggi pada ibu hamil yang pernah mengalami ketuban pecah di kehamilan sebelumnya, apabila anda salah satunya konsultasikan untuk melakukan pencegahan.

Dengan demikian Chorioamnionitis merupakan masalah obstetrik yang dipertimbangkan sebagai penyebab utaman terjadinya kelahiran prematur. Sehingga akan memberikan dampak kesehatan pada janin. Bahkan penyebab kematian prenatal 70% disebabkan karena Chorioamnionitis.

Kejadian Chorioamnionitis berhubungan dengan usia kehamilan hingga kondisi ekonomi yang mengakibatkan nutrisi kurang diperhatikan oleh ibu hamil. Ibu hamil yang kurang mendapatkan nutrisi selama kehamilan maka akan menyebabkan insiden infeksi lebih tinggi. Chorioamnionitis akan menyebabkan kelahiran prematur dan ketuban pecah dini sehingga menimbulkan dampak sakit dan kematian perinatal. Meskipun sampai saat ini ketuban pecah dini belum ditemukan penyebab utamanya. Salah satunya erat kaitannya dengan infeksi bakteri.

Chorioamnionitis seringkali ditemukan pada kehamilan atau intra persalinan. Kondisi ibu hamil yang berhubungan dengan kurangnya nutrisi dan anemia dapat meningkatkan risiko terjadinya Chorioamnionitis. Perilaku yang sehat , kehidupan seksual yang baik dan sehat dan juga konsumsi makanan yang mengandung nutrisi sangat dibutuhkan untuk ibu hamil terhindar dari Chorioamnionitis. Pemeriksaan cultur bakteri dapat dilakukan untuk membantu proses pengobatan yang dilakukan pada ibu hamil yang terserang Chorioamnionitis. Pemberian obat anti infeksi yang akan membantu ibu dari rasa sakit dan neonatal.




SEMOGA BERMANFAAT

Kamis, 29 Desember 2016

Arti dari Peritonitis




Peritonitis adalah peradangan lapisan tipis di dinding bagian dalam perut (peritoneum). Peritoneum juga berfungsi untuk melindungi organ di dalam perut. Jika dibiarkan memburuk, maka peritonitis bisa menyebabkan infeksi seluruh sistem tubuh yang membahayakan nyawa.

Peritonitis bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti :

 Infeksi di seluruh tubuh (sepsis), yang bisa menyebabkan kegagalan organ secara mendadak.
 Ensefalopati hepatik, adalah hilangnya fungsi otak akibat organ hati tidak mampu lagi menyaring zat racun dalam darah.
 Infeksi aliran darah (bakteremia).
 Sindrom hepatorenal, adalah kegagalan ginjal progresif.

Peritonitis merupakan penyakit yang membutuhkan penanganan secepatnya. Segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan sakit pada perut yang bertambah parah secara bertahap.


Gejala adalah sesuatu yang dirasakan dan diceritakan oleh penderita. Peritonitis memiliki beberapa gejala umum, yaitu :

 Demam dengan temperatur sangat tinggi.
 Perut terasa kembung.
 Detak jantung semakin cepat.
 Diare.
 Menggigil.
 Terus menerus merasa haus.
 Tidak mengeluarkan urine atau jumlah urine lebih sedikit.
 Sulit buang air besar dan mengeluarkan gas.
 Nafsu makan menurun.
 Kelelahan.
 Pembengkakan perut disertai nyeri saat perut disentuh.
 Mual dan muntah.

Bagi penderita gagal ginjal yang sedang menjalani tindakan dialisis peritoneal, cairan yang mengalir ke kantung penampung akan terlihat lebih keruh dan bisa mengandung bintik putih atau gumpalan. Anda mungkin tidak akan merasa kesakitan sama sekali jika peritonitis disebabkan oleh sirosis (kerusakan fungsi hati). Anda hanya akan merasa tidak enak badan atau muncul komplikasi dari penyakit hati berupa penumpukan cairan di rongga perut.


Infeksi pada peritoneum bisa disebabkan oleh bakteri atau jamur. Jika dibedakan dari asal infeksinya, peritonitis dibagi menjadi dua jenis: peritonitis sekunder dan primer.

Peritonitis yang terjadi akibat penyebaran infeksi dari bagian tubuh lain biasa disebut peritonitis sekunder. Beberapa penyebab peritonitis sekunder adalah penyakit radang panggul, kelainan pencernaan seperti penyakit Crohn, pembedahan, robeknya ulkus atau tukak lambung, divertikulitis, luka parah pada perut akibat tusukan pisau atau tembakan, pecahnya usus buntu, dan peradangan pada pankreas (pankreatitis akut).

Sedangkan peritonitis primer adalah infeksi yang langsung muncul pada peritoneum. Biasanya, peritonitis primer terjadi akibat jaringan parut pada hati (sirosis atau kerusakan fungsi hati) atau karena prosedur medis (contohnya dialisis peritoneal).


Diagnosis merupakan langkah dokter untuk mengidentifikasi penyakit atau kondisi yang menjelaskan gejala dan tanda-tanda yang dialami oleh pasien. Beberapa hal yang biasanya dilakukan dokter untuk mendiagnosis peritonitis adalah :

 Pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa bagian perut penderita. Jika menderita peritonitis, biasanya, dinding perut akan terasa sakit saat disentuh.
  Tes darah dan tes urine. Tes ini untuk memastikan adanya infeksi.
  Pembedahan eksplorasi.
  Uji pencitraan. Dokter akan merekomendasikan penderita untuk menjalani pencitraan sinar-X, CT scan, atau ultrasound. Prosedur ini untuk memeriksa adanya lubang atau robekan lain pada saluran pencernaan.
 Analisis cairan peritoneum (parasintesis). Dokter akan mengambil sampel cairan peritoneum untuk memastikan adanya infeksi.

Bagi yang menjalani prosedur dialisis peritoneal, dokter juga akan memeriksa cairan dialisis untuk mendiagnosis peritonitis.


Agar lebih mudah untuk dimonitor, penderita peritonitis akan disarankan untuk menjalani rawat inap di rumah sakit. Beberapa penanganan bagi penderita peritonitis adalah :

 Pemberian obat-obatan. Penderita akan diberikan obat antibiotik dan antijamur, biasanya selama 10 sampai 14 hari. Dokter juga akan memberikan obat pereda rasa sakit, jika penderita merasa kesakitan.

 Pembedahan. Dokter umumnya akan melakukan tindakan pembedahan untuk mengangkat bagian peritoneum yang rusak parah dan juga mengeringkan abses.

 Selang makanan. Dokter akan memasang selang makanan, sebab kebanyakan penderita peritonitis mengalami kesulitan dalam mencerna makanan. Selang ini akan menyalurkan nutrisi melalui hidung atau langsung ke dalam perut. Bila cara ini masih belum cocok dengan kondisi penderita, maka nutrisi akan diberikan melalui infus langsung ke pembuluh darah.

Bagi seseorang yang menjalani tindakan dialisis peritoneal, ada beberapa langkah untuk menghindari peritonitis yaitu :

 Cuci bersih tangan sebelum mengganti kateter.
 Bersihkan kulit sekitar kateter dengan antiseptik setiap hari.
 Simpan persediaan kateter pada tempat yang higienis.
 Kenakan masker bedah saat mengganti cairan dialisis.
 Jangan tidur dengan binatang peliharaan.
 Pelajarilah teknik mengganti kateter yang benar dan steril.



SEMOGA BERMANFAAT

Jumat, 19 Februari 2016

Manfaat Buah Manggis Untuk Ibu Hamil dan Janin




Manggis adalah buah menyegarkan dengan kulit ungu yang sangat tebal. Buah ini memang memiliki penampilan luar yang sangat menyenangkan. Daging buah manggis berkelompok pada bagian dalam kulit dengan biji yang kecil. Buah ini banyak dipanen pada musim kemarau dan mudah ditemukan di Indonesia. Buah ini memiliki karakteristik rasa yang lembut, manis dan menyegarkan. Ibu hamil biasanya banyak makan buah manggis untuk mengatasi rasa mual atau haus berlebihan.

Buah manggis masih menjadi misteri untuk semua ibu hamil. Beberapa orang mengatakan bahwa buah manggis merupakan larangan ibu hamil yang tidak boleh dimakan selama hamil. Namun jika melihat kandungan di dalamnya bisa dikatakan bahwa buah manggis bisa mencukupi kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil. Jadi, mari kita buktikan bahwa buah manggis mengandung nutrisi yang baik untuk ibu hamil dan janin.


1. Manggis Mencegah Cacat Bayi

Ibu hamil membutuhkan asupan folat sebesar 600 mikrogram sepanjang kehamilan. Folat diperlukan dalam gizi ibu hamil untuk mencegah cacat bayi yang terjadi pada tulang belakang dan otak. Manggis memiliki kandungan folat sebesar 65 mikro gram dalam setiap 50 gram buah manggis, jumlah ini tentu sangat besar. Manfaat manggis untuk ibu hamil membantu pertumbuhan bayi sehingga mencegah cacat pada otak, tulang belakang dan beberapa jenis cacat pada bibir.

2. Membentuk Jaringan Tulang Rawan

Manggis mengandung sekitar 0,3 miligram mangan dalam setiap 50 gram daging buah. Semua ibu hamil membutuhkan mangan untuk membantu pembentukan jaringan tulang rawan dan sistem tulang pada janin. Kesempurnaan bentuk dan fisik dari bayi ditentukan dari jumlah kecukupan asupan mangan. Buah manggis sangat baik dikonsumsi saat mulai tanda tanda kehamilan di trimester pertama. Bahkan mangan juga memiliki peran yang sangat penting untuk membentuk janin yang sehat dan terlindungi dari kanker.

3. Membentuk Sistem Kekebalan Tubuh

Ibu hamil membutuhkan asupan makanan sehat untuk ibu hamil yang berperan untuk membentuk dukungan imun tubuh yang kuat selama kehamilan. Manggis kaya dengan sumber vitamin C, bahkan dalam setiap 50 gram manggis mengandung sekitar 5,8 miligram vitamin C. Sementara ibu hamil membutuhkan sekitar 86 miligram vitamin C per harinya.

Vitamin C berperan untuk meningkatkan kesehatan ibu, menjaga sistem kesehatan janin agar tidak mudah terkena infeksi kuman dan bakteri, serta mempersiapkan kulit ibu hamil saat janin tumbuh besar.

4. Mengatasi Sembelit

Serat adalah salah satu zat khusus yang dibutuhkan oleh ibu hamil terutama saat masuk ke trimester pertama. Ibu hamil selalu mengalami gangguan kehamilan seperti sembelit dan rasa tidak nyaman karena pengaruh hormon pada sistem pencernaan. Dalam setiap 50 gram manggis mengandung sekitar 3,7 gram serat. Kebutuhan wanita hamil sekitar 26 gram serat setiap hari. Serat pada buah manggis akan mengurangi rasa sembelit.

5. Mencegah Preklamsia

Preklamsia adalah sebuah kondisi yang bisa terjadi pada semua ibu hamil. Kondisi ini disebabkan karena adanya masalah pembuluh darah yang mengalami tekanan selama kehamilan, karena pola makan yang buruk dan riwayat tekanan darah tinggi sebelum hamil. Kondisi ini bisa menjadi penyebab keguguran, kematian ibu dan janin, kelahiran prematur dan cacat janin. Konsumsi buah manggis setidaknya 2 buah sehari akan mengurangi semua resiko preklamsia. Manfaat manggis untuk ibu hamil mampu mempengaruhi tekanan darah dan penyerapan protein dalam darah.

6. Menjaga Elastisitas Kulit

Selama hamil kulit bagian perut ibu hamil akan merenggang sesuai dengan perkembangan janin yang terus membesar. Ibu hamil membutuhkan asupan yang bisa membuat elastisitas kulit tetap terjaga dan mampu kembali seperti semula setelah kelahiran. Manggis memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C juga mendukung agar kulit ibu bisa menjadi lentur sesuai dengan kondisi dan ukuran janin.

7. Mampu Menurunkan Kolesterol

Bagi ibu hamil yang memiliki kolesterol tinggi akan mendatangkan resiko kesehatan yang cukup buruk untuk tubuhnya sendiri dan juga janin. Ibu hamil harus mencukupi asupan nutrisi dan vitamin yang cukup. Tapi untuk menurunkan kolesterol maka ibu hamil memerlukan camilan yang sehat. Buah buahan untuk ibu hamil seperti manggis ini, rendah kalori dan juga tidak mengandung kolesterol. Manggis bisa menjadi camilan yang menyehatkan untuk ibu hamil dengan riwayat tinggi kolesterol.

8. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Banyak ibu hamil yang mengeluh tentang pencernaan yang buruk dan kesehatan yang kurang baik. Hal ini dipengaruhi karena tubuh sedang mempersiapkan pertumbuhan janin. Untuk mencegah semua masalah ini maka ibu hamil bisa makan buah manggis secara rutin. Manfaat manggis untuk ibu hamil mengandung vitamin B kompleks yang mendukung proses metabolisme protein, lemak dan karbohidrat. Makanan yang masuk ke tubuh ibu hamil bisa dicerna dengan baik dan kesehatan ibu hamil akan tetap terjaga.

9. Mengontrol Detak Jantung

Manggis adalah adalah salah satu jenis buah yang banyak mengandung kalium. Kalium diperlukan oleh ibu hamil untuk mengontrol detak jantung, memelihara kesehatan jantung janin dan juga sistem tekanan darah. Manggis akan melindungi ibu hamil dan janin dari berbagai gangguan penyakit jantung. Kalium juga bisa didapatkan dari manfaat kurma untuk ibu hamil.

10. Mengatasi Lelah untuk Ibu Hamil

Manggis adalah salah satu buah menakjubkan yang memiliki sifat anti inflamasi. Senyawa ini sangat baik untuk ibu hamil karena ibu hamil biasanya merasa lebih lelah terutama untuk bagian panggul dan kaki. Konsumsi buah manggis secara rutin akan mengurangi semua efek samping alami yang muncul selama kehamilan.

11. Mendukung Kesehatan Kulit Ibu Hamil

Banyak ibu hamil yang merasa memiliki penampilan buruk selama hamil hingga setelah melahirkan. Hal ini disebabkan karena ibu hamil memiliki sel kulit mati yang lebih besar pada kulit. Untuk menghindari semua resiko ini maka konsumsi buah manggis yang mengandung senyawa xanthon. Senyawa ini akan memberikan perlindungan kepada kulit untuk memperbaiki sel-sel kulit yang mati dan rusak.


Kamis, 18 Februari 2016

Rahasia Manfaat Ikan Tuna Untuk Ibu Hamil dan Janin




Ikan tuna merupakan salah satu ikan laut yang memiliki beberapa spesies dari famili scombridae dan genus thunnus. Ikan ini termasuk perenang andal (penelitian pernah mengukur mampu mencapai 77 km/jam). Juga mempunyai aspek fisiologi tuna yaitu kemampuan untuk menjaga suhu tubuh tetap lebih tinggi daripada suhu lingkungan di sekitarnya seperti spesies tuna besar, tuna sirip biru (thunnus thynnus), bisa menaikkan suhu darahnya di atas suhu air karena aktifitas otot – otot mereka. 

Hal inilah yang membuat ikan tuna bertahan hidup pada air laut yang lebih dingin sehingga dapat hidup dalam kondisi yang paling sulit sekalipun. Secara biologi, ciri – ciri ikan tuna adalah memiliki sirip punggung (dorsal) dua berkas, sirip punggung pertama berukuran kecil dan terpisah dari sirip punggung kedua, dibelakang sirip punggung dan sirip dubur (anal) terdapat jejeran sirip – sirip kecil tambahan yang disebut finlet. 

Sirip ekor bercabang dalam (bercagak) dengan jari – jari penyokong menutup seluruh ujung hipural, dikedua sisi batang ekor terdapat dua lunas samping berukuran kecil dimana pada beberapa spesies tertentu mengapit satu lunas samping yang lebih besar. Di sekitar sirip dada ditutupi oleh sisik – sisik tebal dan agak besar, bagian tubuh sisanya bersisik kecil atau tanpa sisik. Ikan ini juga memiliki tulang belakang (vertebrae) antara 31 – 66 buah. 

Secara umum ikan laut memiliki daging yang berwarna putih, tetapi daging ikan tuna berwarna merah muda hingga merah tua dan bertubuh besar atau fusiform. Hal ini disebabkan otot ikan tuna kaya akan kandungan zat myoglobin. Ikan laut lain yang menyerupai tuna adalah tongkol dan cakalang. 


1). Thunnus alalunga ( bonnaterre, 1788 ), tuna albakora, 105 sentimeter ( 41 in ) 

2). Thunnus albacares ( bonnaterre, 1788 ), madidihang atau tuna jabrig 

3). Thunnus atlanticus ( lesson, 1831 ), tuna sirip hitam 

4). Thunnus maccoyii ( castelnau, 1872 ), tatihu 

5). Thunnus obesus ( lowe, 1839 ), tuna mata besar 

6). Thunnus orientalis ( temminck & schlegel, 1844 ), tuna sirip biru pasifik 

7). Thunnus thynnus ( linnaeus, 1758 ), tuna sirip biru 

8). Thunnus tonggol ( bleeker, 1851 ), tongkol abu - abu 

9). Thunnus karasicus ( lesson, 1831 ), tuna karasik Menurut beberapa sumber, 

fillet tuna adalah bagian dari ikan laut yang berasa sangat lezat, apalagi jika anda pintar mengolahnya menjadi salah satu hidangan seafood atau masakan Padang, sehingga banyak orang yang suka apalagi ikan tuna dikenal juga sebagai bahan makananyang memiliki manfaat tinggi untuk kesehatan ibu hamil, seperti dijelaskan dibawah ini :

1). Ikan tuna memiliki kandungan asam amino bebas histidin yang cukup tinggi, oleh karenanya dengan mengkonsumsi tuna sangat baik untuk program diet yang sedang anda jalani, didukung oleh kandungan protein yang cukup tinggi menjadikan seorang ibu hamil tetap terlihat cantik.

2). Ikan tuna sangat baik untuk kesehatan otak janin sehingga kelak setelah mereka lahir akan menjadi anak – anak yang cerdas. 

3). Zat protein dalam ikan tuna membantu pembentukan kulit, rambut dan kuku yang cantik terhadap calon bayi anda, juga bagus untuk menjaga otot – otot janin tetap kuat serta membersihkan darah ibu menjadi sehat. 

4). Bagus buat pencegahan penyakit secara umum terhadap si ibu seperti baik untuk kesehatan jantung, sumber vitamin B tinggi, menjaga sistem imunisasi tubuh tetap sehat, menjaga tekanan darah tetap normal sehingga terhindar dari stroke, mencegah kanker, dan menurunkan kadar trigliserida.

5). Kandungan ikan tuna seperti kalori, karbohidrat, vitamin dan mineral serta lemak yang bagus untuk kesehatan ibu dan calon bayi. Namun dibalik kelima manfaat makanan laut dari ikan tuna terhadap ibu hamil seperti tersebut di atas, ada dua hal yang perlu mendapat perhatian khusus yaitu porsi dan kandungan merkuri. 

Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa ikan tuna kaya akan kandungan asam amino bebas histidin. Jika cara pengolahannya salah maka zat histidin dalam daging tuna akan berubah menjadi senyawa toksik atau disebut dengan istilah histamin. 

Senyawa histamin inilah yang mengeluarkan racun scombroid dan menyebabkan alergi, jika anda mengkonsumsinya dalam porsi berlebihan justru tidak akan menyehatkan tubuh. Demikian pula halnya dengan ikan laut yang mengandung merkuri.

Efek ini terjadi karena lingkungan tempat ikan tersebut hidup tercemar oleh zat – zat kimia karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap keselamatan kehidupan laut, sehingga berbahaya bagi perkembangan kesehatan ibu dan janin yang dikandung. Fisik ikan tuna yang terlanjur mengandung merkuri atau yang terkontaminasi adalah berbeda dari ikan tuna di lingkungan sehat.

Tuna yang mempunyai fisik tubuh berwarna kuning mempunyai kandungan merkuri lebih rendah dibandingkan dengan ikan tuna yang tubuhnya berwarna putih atau albacore. Untuk wanita hamil, disarankan mengkonsumsi ikan tuna dalam sehari tidak lebih dari 6 ons, sehingga anda akan benar – benar merasakan manfaat ikan ini mulai dari lemak, daging dan minyaknya untuk membantu menjaga kesehatan dan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.


Metode Pola Makan Untuk Persiapan Kehamilan




Saat terjadi pembuahan, janin sudah tereskpose apa yang dimakan ibu sejak dua mingu sebelumnya. Pilih makanan sehat dan perhatikan asupan makanan yang mendukung pembentukan janin sehat. 


• Protein

meningkatkan produksi sperma. Makanlah telur, ikan, daging, tahu dan tempe.

• Asam folat

Penting bagi calon bunda sejak prakonsepsi sampai kehamilan trimester pertama. Berperan dalam perkembangan system saraf pusat dan darah janin, cukup asam folat akan mengurangi risiko bayi lahir dengan cacat sistem saraf sebanyak 70%. Makanlah sayuran hijau tua jeruk, avokad, hati sapi, kedelai, tempe dan serealia.

• Vitamin A dan E

Jika kurang pembentukan sperma ayah terhambat. Makanlah hati, sayuran, buah warna merah (vitamin A), tauge (vitamin E).

• Cukupi zat seng

Bagi calon Bunda, seng membantu produksi materi generatik ketika pembuahan terjadi. Bagi calon ayah, melancarkan pembentukan sperma, makanlah kerang, daging telur, biji-bijian dan kacang - kacangan.

• Cukupi zat besi

Kekurangan zat besi membuat siklus ovulasi (pelepasan sel telur) bunda terganggu. Sumbernya : hati, daging merah, kuning telur, sayuran hijau, jeruk dan serealia yang diperkaya zat besi.

• Fosfor

Jika kekurangan, akan menurunkan kualitas sperma calon ayah. Ada di susu dan ikan teri.
  

• Daging mentah, karena mengandung Toksoplasma, parasit penyebab infeksi janin dan bakteri E.coli yang berbahaya bagi kehamilan dan janin.

• Sayuran mentah (lalap dan salad). Bila proses pencucian kurang baik, dapat mengandung toksoplasma.

• Daging ayam dan telur ½ matang atau mentah, kemungkinan ada bakteri salmonella penyebab diare berat.

• Ikan bermekuri Merkuri yang terakumulasi dan tertinggal di darah akan mempengaruhi sistem saraf janin. Waspada makan ikan tuna kalengan, tuna beku, kakap putih, bawal hitam, marlin, tongkol, dan hiu. Meski kaya omega 3 dan 6, ikan dari sebagian perairan Indonesia diduga tercemar merkuri melalui penurunan kualitas air maupun rantai makanan.

• Keju lunak (brie, camembert, blueveined cheese, keju dari susu kambing dan domba). Berisiko membawa bakteri listeria.

• Minuman alkohol menyebabkan kelainan perkembangan janin.


 Kafein, menghambat kehamilan dan mengurangi penyerapan zat besi.

Selasa, 16 Februari 2016

Makanan Pengganti Nasi untuk Ibu Hamil




Kehamilan membuat wanita mengalami beberapa perubahan, seperti perubahan hormon, ukuran tubuh, berat badan dan selera makan. Beberapa Ibu hamil akan mengalami nafsu makan berkurang, sebaliknya ada beberapa malah mengalami nafsu makan yang bertambah. Nah bagi Ibu hamil yang mengalami penurunan nafsu makan biasanya disebabkan oleh faktor rasa mual dan muntah, tidak dapat mengonsumsi makanan tertentu ataupun merasa bosan terhadap jenis bahan makanan tertentu. 

Sebaiknya hal ini segera dicarikan solusinya agar kesehatan si Kecil di dalam kandungan tetap terjaga. Sebaliknya, bagi yang nafsu makannya meningkat sehingga berat badan Ibu ataupun berat janin bertambah hingga melebihi angka normal, sebaiknya juga segera dicarikan solusinya. 

Salah satu solusi untuk kedua kondisi tersebut adalah mencoba makanan pokok selain nasi bagi yang mengalami susah makan, karena beberapa Ibu hamil dapat mengalami muntah setelah makan nasi. 

Dan bagi Ibu hamil yang mengalami obesitas juga dapat mengganti bahan nasi untuk program diet sehat pada kehamilan Anda. Kenapa harus nasi? Karena nasi putih memiliki indeks glikemik (GI) cukup tinggi, yaitu 70-80 sehingga nasi dapat diserap menjadi gula darah dan menyebabkan kegemukan. Nah apa sajakah bahanmakanan pengganti nasi tersebut? Silakan disimak ya Bu!

1. Pasta



Pasta memiliki kadar indeks glikemik 4,1, namun cukup untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat. Bahkan, asam folat yang terkandung di dalam pasta pun sangat bermanfaat bagi perkembangan sistem saraf janin.

2.  Jagung



Indeks glikemik jagung sekitar 55 sehingga aman untuk dikonsumsi ibu hamil yang bermasalah dengan berat badan berlebih. Selain itu, jagung juga mengandung berbagai nutrisi seperti antioksidan, vitamin B, mineral dan serat. Dan bagi Ibu hamil yang mengalami mual muntah, Anda bisa mencoba jagung rebus karena tidak menyebabkan rasa mual.

3.  Ubi jalar



Selain kaya akan vitamin A, C, dan kalium, ubi jalar juga memiliki kadar indeks glikemik yang rendah, yaitu sekitar 54. Ubi rebus juga nikmat disantap saat rasa mual muntah mendera. Jadi Anda pun tetap bisa makan dengan menu sehat meski tanpa nasi.

4.  Sukun



Sukun mengandung karbohidrat yang tidak mempengaruhi kenaikan berat badan. Bahkan senyawa flavonoid dalam sukun juga bermanfaat menjaga kesehatan ginjal dan jantung. Indeks glikemik dalam sukun yang rendah membuat Ibu hamil yang mengalami obesitas maupun penderita diabetes aman untuk menyantapnya.

5.  Singkong



Meski dianggap sebagai jenis pangan lokal, ternyata singkong dengan kandungan indeks glikemik-nya yang hanya 55 sangat baik dikonsumsi oleh Ibu hamil yang mengalami kegemukan karena kandungan serat dalam singkong lebih banyak daripada nasi.

Pasta, jagung, sukun, ubi jalar dan singkong dapat menggantikan hadirnya nasi putih di dalam menu keseharian Anda ya Mom. Dengan mengonsumsi kelima bahan pengganti nasi tersebut Anda dan si Kecil pun makin sehat. 


Semoga bermanfaat!

Senin, 15 Februari 2016

Cara Merawat Bayi Yang Terkena Selsema dengan Cepat




Sebagai ibu bapak, kita mesti teliti dan perhatian bila anak kecil mulai batuk batuk, selsema, hidung tersumbat dan pastinya susah untuk mereka tidur malam. Kalau kita sebagai orang dewasa bila terkena batuk dan selsema, pastinya susah nak bernafas dan tidur malam. Apatah lagi anak kecil, yang masih tidak pandai untuk mengeluarkan hingus dan kahak untuk proses penyembuhan berlaku.

Usaha kita pasti samada untuk merujuk Doktor untuk mendapatkan ubat moden atau cuba petua - petua tradisional yang dapat membantu mengurangkan dan melegakan bayi atau kanak kanak yang batuk dan selsema. Berikut inilah beberapa tips yang saya bagikan untuk para orang tua :

1. Madu



Madu merupakan obat penyembuhan yang sangat mujarab untuk anak anda dan untuk semua orang.

Untuk anak anak saya, seawal usia setahun saya mengamalkan memberi mereka minum Madu setiap pagi sebelum sarapan. Bukan saja untuk mencapai kesihatan optimum malah dapat mengamalkan Sunnah Rasulullah dalam diri anak anak kita.

Jika mereka batuk atau selsema, saya akan menambahkan dos Madu kepada mereka daripada hanya 1x setiap hari kepada 2-3 kali.
Alhamdulillah, memang dapat di lihat kesannya. Menurut kajian Jerry D. Gray lagi, memakan madu ketika perut kosong membantu bagi membersihkan tubuh kita daripada lendir dan kahak.

Pilhan saya untuk anak anak ialah QASEH GOLD JUNIOR. Bukan saja bahan utama ialah Madu malah mengandungi 8 jenis makanan Sunnah dan tambahan lain.  Alhamdulillah, memang memuaskan.


2. Minyak Bawang Putih



Kenapa Bawang Putih agaknya ya??

Mengikut hasil coretan Jerry D Gray dalam bukunya “Rasulullah is My Doctor’, Bawang Putih adalah satu satunya antibiotic yang dapat membunuh bakteria. Pada masa yang sama, bawang putih dapat melindungi tubuh daripada racun yang menyebabkan jangkitan.Bahkan, bapa ubat Antibotik iaitu Lois mengakui, bawang putih mempunyai kesan yang sama dengan penisilin. Menurut kajiannya lagi, Bawang Putih dapat membantu penyakit Keracunan Darah, Bronkitis, Kolestrol, Batuk Selsema dan Hidung Tersumbat, dan banyak lagi.

Ramuan ini banyak di kongsikan di Internet untuk membantu mengatasi batuk selsema bayi, iaitu bawang putih dicampur dengan minyak bayi/ zaitun dan diletakkan di tapak kaki Bayi dan dipakaikan stokin ( sebagai ‘Garlic Sock.) dan juga digunakan untuk disapu ke dada belakang dan leher Bayi. Di atas adalah cara - cara penyediaan yang telah saya coba beberapa kali untuk anak tersayang, dimulai dengan :

1.            Kupas beberapa Ulas Bawang Putih

2.            Bakar sehingga naik bau

3.            Tumbuk hingga lumat

4.            Campurkan dengan sebarang minyak Bayi/ minyak zaitun

5.            Biar seketika

6.            Ambil minyak dan sapukan kepada Bayi di tapak kaki, belakang, dada (Jangan ambil bawang putih ya, takut kulit anak sensitif)

3. Fisioterapi



Apa itu tepuk percussion ya? Menurut titipan Utusan Malaysia bertarikh 30 July 2009, Ibu bapa biasanya akan merujuk anak mereka ke hospital apabila mendapati anak mereka menghadapi masalah pernafasan seperti hidung tersumbat, pernafasan berbunyi serta simptom seakan penyakit asma.

Sebenarnya jika ibu atau bapa mempunyai sedikit ilmu fisioterapi, mereka boleh mempraktikkan kepada bayi mereka agar tidak mudah berlaku jangkitan lain terhadap bayi. Sebagai contoh, jika bayi mengalami hidung tersumbat dan batuk berkahak dan di rumah memang tidak mempunyai mesin sedut hingus, ibu bapa boleh mencuba teknik tepukan yang dinamakan percussion ke atas bayi mereka.

Caranya mudah : 

1. Pastikan bayi dalam posisi meniarap dan letakkan bantal di bawah perut, pastikan bantal itu tidak terlalu tebal.

2. Condongkan sedikit posisi bantal dengan kedudukan kepala bayi ke bawah dan kaki di atas, pastikan kaki lurus

3. Ibu atau bapa pula bentukkan tapak tangan seakan cupping (lubang di tengah) dan gunakan kekuatan dari pergelangan tangan untuk menepuk perlahan di belakang bayi

4. Tepuk selama lebih kurang 15 minit dan beralih di kiri dan kanan tubuh bayi pula. Tujuan menepuk ini adalah untuk melonggarkan kahak di dalam paru-paru dan 15 minit selepas selesai menepuk, biasanya bayi akan batuk atau bersin dan sekali gus mengeluarkan kahak dalam bentuk muntah. Jika tertelan, tidak mengapa kerana kahak tersebut akan keluar menerusi najis mereka.

5. Pastikan anak tidak minum susu sejam atau setengah jam sebelum bagi mengelakkan muntah.